Kamis, 03 Januari 2013

Puisi Hati

Tersenyumlah saat kau melihatku, karena saat itu aku sangan merindukanmu. dan menangislah saat kau merindukanku, karena saat itu aku tak berada disampingmu.
Tetapi, pejamkanlah mata indahmu itu, karena saat itu aku akan terasa ada di dekatmu.
Tak ada yang tersisa lagi untukku, selain kenangan-kenangan indah bersamamu.
Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta, mata indah yang dulunya adalah milikku, kini semua terasa jauh meninggalkanku.
Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu.
Hati, cinta dan rinduku adalah milikmu.
Cintamu takkan mungkin membebaskanku.
Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain saat sayap-sayapku telah patah karenamu.
Betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan,yang tengah menghidupkan sinar redupku,namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya.
Aku takkan pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu. Karena mereka tak akan tertandingi oleh sosok dirimu dijiwaku. Kau takkan pernah terganti.
Bagai pecahan logam mengekalkan kesunyian,kesendirian,kesedihan..