Kamis, 18 April 2013

Apaan sih ASSARA?





AssaraDari judulnya aja gue sendiri ngga ngerti apaan. Yap gue jelasin deh. Gini loh, jadi ASSARA itu singkatan dari Aliansi Osis SLTA Jakarta utara merupakan sebuah perkumpulan anak2 gila berorganisasi, kece dan kreatif. ASSARA itu terbentuk pas acara heart intelegence yang diselenggarakan dinas olahraga pemuda (DISORDA) di PP.PON Cibubur, 15 Oktober 2009. atas pemikiran bersama untuk membangun suatu komunitas remaja yang nantinya berbentuk ORGANISASI. Keren gasih kakak2 yang udah susah payah buat bikin organisasi besar kaya gini. Mereka itu ada Kak Raja(ketua angkatan 1), Kak Toni, Kak Nani, Kak Bayu, Kak Suci, Kak Jayadi dan masih banyak lagi. Terus Kak Azmul(ketua angkatan 2), Kak Ghiffari, Kak Sandi, Kak Syuhada, Kak Nanda, dan kakak2 yang lain juga sanggup melanjutkan ASSARA sampe angkatan 4sekarang. ASSARA emang masih belum terlalu dikenal, tapi suatu saat ASSARA pasti jadi organisasi terkece sedunia *loh?

Disini gue belajar banyak selain berorganisasi. Oh iya, gue ikut organisasi ini sejak kelas 10. Kemaren sih angkatan 3. tapi karena "ketagihan" di angkatan 4 ini gue ikut terjun lagi. Angkatan 3 itu diketuai oleh seorang cewek cantik dari SMK 12 Jakarta bernama ka Nurul Tiara Dini yang akrab disapa "NTD", dan teman-temannya Kak Ramiz, Kak Fajri, Kak Beby, Kak Syafiq dll. Nah kalo di angkatan 4 ini, sang ketua bernama Siti Khumaeroh yang biasa dipanggil "Mumu" *padahal ngga ada hubungannya sama nama asli*. Ada juga alumni angkatan 3 yang ikut kembali kaya gue di angkatan 4 ini ada Fanzi, Bayu, Ridho, Bella dll. dan banyakjuga anak barunya yang kalo gue ketik tangan gue bisa keriting karena saking banyaknya. Yang pasti mereka adalah orang2 hebat dan luar biasa. Ngga cuma rapat dan rapat tapi disini kita bisa berbagi dan bersenang-senang tentunya.

29 maret kemarin kita baru aja ngerayain ulangtahun ASSARA yang ke 3 loh! Tapi, sebenernya ASSARA itu diresmikan pada tanggal 25 maret 2010. Kita konvoi bareng2 mulai dari angkatan 1 sampe 4 dan akhirnya sampai disebuah tempat bernama 'Taman Situlembang' disana kita bersenang-senang sekaligus membicarakan legalisasi angkatan 4. Seru banget dan ngga akan pernah bisa dilupakan. Nah, selain seneng2 ngga lupa nih, kita juga punya banyak proker dan tenunya bakal kita laksanakan karena kita bukan sekedar perkumpulan biasa, melainkan sebuah organisasi.

Nih ada official twitter ASSARA https://twitter.com/assara_jakut . bisa di follow :) kalo kamu SLTA/ sederajat cewek ataupun cowok dan seneng sama yang namanya berorganisasi, langsung aja join!

Ternyata Kakakku Baik

Lagi-lagi mama membela kak Rico. Aku memang selalu salah di mata mama. Hari ini,mama mengajakku dan Kak Rico berbelanja kebutuhan bulanan. Tapi, sebelum pulang kami mampir ke toko handphone untuk membeli charger handphone mama. Aku menunjuk sebuah handphone yag sederhana dan merayu mama untuk membelikanku handphone tersebut. "Cha,kamu tuh masih kecil, belum boleh megang hp" Kata kak Rico yang sok bijak. "Kakakmu benar Ca" Sambung mama yang seolah membela Kak Rico. Aku hanya bisa terdiam. Padahal usiaku sudah mencapai 13 tahun. Teman-temanku juga sudah diperbolehkan memegang handphone. Kakakku memang selalu selalu merebut perhatian mama. Kamipun langsung bergegas pulang setelah mama selesai membeli charger handphone. Aku dan mama tertarik masuk ke sebuah toko saat berjalan menuju parkiran. "Ma,jaket ini bagus" Kata Kak Rico mengalihkan perhatian mama yang sedang memilih baju utukku. Tanpa berfikir panjang, mama langsung membelikannya Tentunya aku sangat kesal. Aku jarang meminta dibelikan apapun, yaaa...kecuali handphone!.

Keesokan harinya,seperti biasa aku diatar sekolah oleh Kak Rico. Biasanya aku di antar sekolah oleh ayah. Tapi, semenjak ayah meninggal sebulan yang lalu, aku selalu diantar jemput oleh Kak Rico. Dan semenjak itulah Kak Rico jadi anak kesayangan mama."Cacaaa cepet dong,kakak ada kuliah pagi!kalo 5 menit lagi kamu ngga turun,kakak berangkat duluan" Teriak Kak Rico. Aku langsung menuruni tangga dengan terburu-buru. Tanpa sadar, tali sepatuku terlepas dan akupun terjatuh dari anak tangga. Kepalaku berdarah terbentur ujung tangga. Untungnya hanya luka kecil. Aku langsung menghampiri Kak Rici yangsudah menungguku sejak tadi.
"Kamu kenapa ca?kepalanya berdarah?" Tanya Kak Rici cemas.
"Aku gapapa, gausah sok baik" Jawabku ketus.
Kak Rico tersenyum dan langsung masuk kedalam mengambil obat luka untukku.
"Mau cari perhatian mama lagi Kak?" Sindirku. Kak Rico terdiam dengan tampang yang sok serius mengobatiku.
"Udah nih, yuk berangkat" Katanya saat selesai mengobati lukaku.

Sepulang sekolah, aku bertemu dengan seorang penjual kripik singkong. Seorang gadis kecil yang mungkin seumuran denganku Aku membeli barang dagangannya dan mengobrol cukup lama dengannya. Tiba-tiba, obrolan kami menjurus kepada kakak laki-lakinya yang meninggal akibat tertabrak sebuah truk saat mengendarai sepeda motor. Aku jadi teringat peristiwa tadi pagi. "Kalo ngga ada Kak Rico mungkin sepi, Kak Rico itu baik lagi" batinku. Dari situ aku sadar, aku punya seorang kakak yang sangat peduli denganku.
*END*