Semua sulit begitu ku mengerti. Awalnya ini adalah sebuah perasaan yang tak begitu kupedulikan.
Senyuman itu masih terbayang hingga saat ini . Memang aneh, aku baru
pertama bertemu dengannya. Namun, perasaan ini merasakan hal aneh
semacam sesuatu yang tak bisa terungkapkan. Kenapa harus kamu orang yang
membuatku merasakan hal aneh ini. Butuh waktu yang Lama untuk memahami
apa yang kurasakan. Tapi hanya denganmu, aku bisa merasakan kebahagiaan
itu dalam waktu sekejap. Hanya bersamamu aku bisa merasakan sendu dan
menciptakan tetesan air mata.
Kamu,mengisyaratkan hati ini untuk menyimpan perasaan yang entah untuk
siapa. Kamu bisa membuatku jatuh cinta bahkan kamu juga bisa membuatku
merasakan luka. Aku ingin mengubah rasa takutku hanya untuk mencintaimu,
aku ingin mengubah rasa takutku majadi sebuah keberanian.Kamu membuka
mata hatiku dengan tindakanmu yang ajaib sampai aku tak lagi paham
mengapa ke begitu tergila-gila padamu.
Cahaya itu mampu menembus sisi gelap suatu celah. Mmebuat suasana sejuk
layaknya pancuran air di hilir. Kamu membawaku pada arusmu.
Terus....hingga kau temukan pelangi untukku. Kau menciptakan berbagai
warna hingga membuatku sempurna.
Kita..
hanyalah sebagian dari rencana Tuhan. Aku pun masih tak mengerti,mengapa
Tuhan memilihmu untukku diantara milyaran manusia yang diciptakannya.
Layaknya air laut yag mengikuti lekuk gelombang. Seperti itulahaku
membiarkan rasa cintaku mengalir tanpa kendali. Percayakah kamu pada
sebuah takdir? ya, itulah yang membuat kita satu. Malam ini,Aku ingin
tersenyum bahagia. Aku bahagia karena bisa melihat milyaran bintang
dilangit bersama cintamu. Aku juga ingin menangis. Aku sedih karena aku
takut tak bisa melihat kilauan cahaya mentari bersama senyummu..
Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan,tulislah apa yang sedang kamu rasakan..
Sabtu, 23 Maret 2013
Mungkin ini bahagia yang sebenarnya..
Malam ini,entah mengapa air mataku ingin sekali membasahi pipi.
Mungkin terlalu banyak tawa yang kurasakan hingga akhirnya kini aku
merasakan luka. Aku tak tau,mengapa saat ini aku ingin sekali menangis.
Meluapkan segala apa yang kurasakan. Lihat bintang,ia selalu setia
menerangi malam walau ia tau malam itu gelap. Apa aku bisa seperti itu?
Seperti angin yang selalu membuat untaian ombak indah. Apa aku bisa
membuat hidupmu semakin berwarna? atau aku haNya membuat bebanmu
bertambah?
Maafkan aku. Aku mungkin tak bisa menjadi seperti dia untuk bisa membahagiakanmu. Aku akan berusaha menjadi bintang di dalam gelapnya hatimu walau berbeda cara. Aku tak bisa mengerti apa yang kau rasakan. Namun, aku bisa merasakan juga apa yang sedang kamu rasakan. Rasanya indah,apalagi saat aku bisa terus melihat tawamu di tiap detik waktuku. Dan lebih indah, saat aku melihat senyum itu karena kehadiranku. Saat aku bisa menghiasinya lebih indah dan penuh warna.
Kau tau?aku tak tahan jika setiap hari aku harus bersabar menunggumu. Aku hanya wanita biasa yang mudah meneteskan air mata walaupun aku yakin aku adalah wanita yang sangat tegar.Aku hanya punya perasaa takut. Perasaan takut kehilangan akan sosok dirimu. Aku hanya ingin terus menjaga perasaan ini tanpa ada tekanan seperti saat ini. Kita masih bisa kan tertawa bersama? atau merasakan indahnya air mata bersama?atau mungkin menggunakan headset putih ini bersama?ah.. semua itu indah. Namun aku tak tau apakah aku masih bisa merasakan kebahagiaan itu saat air mataku perlahan membasahi wajah ini.
Maafkan aku. Aku mungkin tak bisa menjadi seperti dia untuk bisa membahagiakanmu. Aku akan berusaha menjadi bintang di dalam gelapnya hatimu walau berbeda cara. Aku tak bisa mengerti apa yang kau rasakan. Namun, aku bisa merasakan juga apa yang sedang kamu rasakan. Rasanya indah,apalagi saat aku bisa terus melihat tawamu di tiap detik waktuku. Dan lebih indah, saat aku melihat senyum itu karena kehadiranku. Saat aku bisa menghiasinya lebih indah dan penuh warna.
Kau tau?aku tak tahan jika setiap hari aku harus bersabar menunggumu. Aku hanya wanita biasa yang mudah meneteskan air mata walaupun aku yakin aku adalah wanita yang sangat tegar.Aku hanya punya perasaa takut. Perasaan takut kehilangan akan sosok dirimu. Aku hanya ingin terus menjaga perasaan ini tanpa ada tekanan seperti saat ini. Kita masih bisa kan tertawa bersama? atau merasakan indahnya air mata bersama?atau mungkin menggunakan headset putih ini bersama?ah.. semua itu indah. Namun aku tak tau apakah aku masih bisa merasakan kebahagiaan itu saat air mataku perlahan membasahi wajah ini.
Langganan:
Komentar (Atom)