Kali ini fikiranku kosong. Tak tau apa yang harus kutulis. Biasanya, kamu menjadi inspirasiku. Aku selalu menulis apa yang kurasakan terhadapmu. Entah itu kebahagiaan maupun luka. Hampir semua tulisan yang kutulis adalah kamu. Kali ini selama apapun aku menunggu, takkan ada kamu sebagai inspirasi dari apa yang kutulis. handphone ku juga tak akan berkedip. Tak ada pesan singkat lagi yang biasa menyapa disetiap waktu. Ini memang bukan akhir. Tapi entah mengapa terasa kosong. Aku rindu saat kau menyapa siangku. Aku rindu saat kau mengucapkan selamat malam saat mataku sudai mulai lelah. Aku rindu saat kau membuatku tertawa. Aku rindu kau saat ku melihat makanan ringan favoritmu di supermarket. Headset putih ini, teddy bear ungu. Semua kenangan. Rasanya aku ingin kau kembali. Jika ku bisa memutar waktu kembali ke saat itu, rasanya aku ingin sekali mengunci pintu hatimu, akan kubuang kunci itu entah kemana, agar kau tak pergi seperti sekarang ini. Semua berubah, tak seperti saat itu. Kau tetap pergi walau aku masih ingin bersamamu. Kau hilang, walau aku masih bisa melihatmu. Diam, tanpa suara. Walau kau tak tau apa yang sedang kurasakan, aku masih punya rasa yang sama entah sampai kapan
~with love~