Sabtu, 20 April 2013

Aktris yang mirip dengan karakter peran.


LunaLovegoodOotP.jpgTau kakak yang satu ini? Ya, namanya kak Evanna Lynch adalah pemeran Luna Lovegood dalam film Harry Potter. Kak Evanna adalah seorang aktris asal Irlandia dan lahir pada tanggal 16 agustus 1991. Dalam film Harry potter ini, kak Evanna ini digambarkan sebagai seorang anak perempuan yang aneh dan kerap menggunakan aksesoris yang tidak lazim seperti kalung yang dibuat dari tutup botol butterbeer, dan menyelipkan tongkat sihirnya di belakang telinga untuk lebih aman. Aneh ya kedengarannya. Ayah Luna, Xenophilius Lovegood adalah editor dari The Quibbler, majalah unik yang berisikan (menurut Luna) "cerita-cerita penting yang perlu diketahui oleh publik". Tampaknya Luna mewarisi keunikan ('keanehan') dari ayahnya. Artikel-artikel di The Quibbler seringkali menggelikan dan bodoh. Harry Potter pada mulanya berpikir bahwa majalah ini adalah majalah lelucon, sampai ia menyadari bahwa Luna mempercayai isi majalah itu. Benar-benar aneh, tapi unik ya..


Biar ngga bingung, kita panggil kak Evanna dengan sebutan Luna aja ya. Lanjut, Di film Harry potter and the Order Of phoenix kak Luna juga termasuk dalam anggota dari Dumbledore's Army (Laskar Dumbledore) dan ia bergabung dalam perang melawan pelahap maut di Kementerian Sihir. ia menjadi pimpinan sementara Laskar Dumbledore, yang menentang rezim Severus Snape. Namun, pada masa libur Natal ia diculik Pelahap Maut, tetapi diselamatkan oleh Harry, Hermione, dan Ron. Kemudian ia turut berperang untuk mempertahankan Hogwarts. Pasti udah pada nonton semua kan filmnya?.

Oh ya, banyak orang yang bilang kalo kak Evanna ini sangat cocok memerankan tokoh Luna Lovegood di film Harry potter ini. Nih ada beberapa opininya :
  1. Bu J.K Rowling pernah bertemu dengan kak Evanna, lalu ia berkomentar, "Hanya ada 1 kata yang memerankan Luna: sempurna!". 
  2. Daniel Radcliffe bilang, "Evanna itu.. enggak beda jauh sama Luna"
  3. Emma Watson berpendapat, "Aku ngga tahu perbedaan Evanna di depan kamera dan dibelakan kamera, dia benar-benar Luna!"
  4. Kata Rupert Grint, "Dalam kehidupan nyata, Evanna memang seperti Luna"
  5. Sang sutradara Harry Potter and the Order of The Phoenix bercerita, "Dia sangat tahu segala sesuatu tentang Luna. Bahkan aku yakin ia lebih tahu dibanding bu Rowling"
Hebat ngga tuh kak Evanna?. kak Evanna sendiri mengaku, "Sejak dulu, aku ingin memerankan Luna" tuturnya. Official twitternya ka Evanna bisa dilihat dan di follow di @Evy_Lynch. Bagaimana? apa ada yang bisa memerankan tokoh Luna juga selain kak Evanna?

Sumber    : Wikipedia

Kitab Kebahagiaan

 "Aku adalah putri yang tidak bahagia.." Keluh putri Perindu suatu hari. Wajahnya murung, hatinya risau, karena sebentar lagi akan ada pesta besar kerajaan. Seluruh pangeran dan putri dari kerajaan sebrang akan datang ke pesta itu. "Aku tidak cantik, dan tidak ada pangeran yag mau berdansa denganku, lebih baik aku tidak datang ke pesta itu" gumam putri Perindu sedih. Wajah putri Perindu yang selalu cemberut kian bertambah masam. Putri Perindu memang jarang senyum. Cara bicaranya juga ketus. Siapapun tidak betah berlama-lama bercakap dengannya. Itu sebabnya, tidak ada pangeran yang mau berdansa dengannya.

Suatu hari, putri Perindu ingin sekali kabur dari istana. Namun, ketika akan lari dari istana, tiba-tiba putri Perindu mendengar nyayian riang yang liriknya jenaka. Putri Perindu menjadi penasaran.
"Dayang, siapa yang bernyayi itu?" tanya putri Perindu pada dayang pengasuh.
"Oh dia Husen, pedagang loak keliling yang jenaka" jelas dayang pengasuh.
"Aku ingin bertemu dengannya!" kata putri Perindu sabil berlari keluar istana.
Ia lalu mengentikan kereta keledai Husen. Kereta itu penuh dengan lukisan orang tersenym dan tertawa. Husen adalah seorang lelaki yang gemuk namun gesit. Wajahnya bersemu merah dengan mata berbinar cerah.
"Selamat pagi putri. Apakah putri ingin membeli sesuatu? Hamba hanya menjual barang bekas" Sapa Husen sambil memberi salam hormat.
"Apa yang membuat kau terlihat bahagia?" tanya putri Perindu.
"Hamba mempunyai kitab rahasia dari nenek moyang hamba. Namanya 'Kitab Kebahagiaan'. Kitab ini berisi rahasia menjadi orang bahagia, meski dalam keadaan susah sekalipun!"
"Aku ingin membeli kitab itu" Kata putri Perindu.
"Maaf putri, kitab itu tidak hamba jual. Lagipula, bukankah putri sudah bahagia dengan hidup berlimpah harta?" Jelas Husen.
"Aku tidak bahagia, aku tidak cantik. Tidak ada pangeran yang mau berdansa denganku, makanya aku butuh kitab kebahagiaan itu".
Husen teridam sejenak. "Baiklah putri, kitab ini akan aku pinjamkan kepada putri. Supaya peti penyimpannya dapat terbuka, putri harus melaksanakan mantra pembukanya" kata Husen kemudian.
Ia lalu menyerahkan kotak berwarna kuning dan secarik kertas mantra kepada putri Perindu.
"Ini kitabnya dan secarik kertas berisi daftar mantranya. Sebulan lagi, hamba akan kembali untuk mengambilnya. Keberhasila tergantung pada usaha putri sendiri" Ucap Husen.
Husen lalu melajutkan perjalanannya sambil bernyanyi riang jenaka.

Putri Perindu membaca daftar mantra. Minggu pertama : 'Tanam bunga, burung berkicau, matahari bersinar'. "Mantra yang aneh" pikir putri Perindu. Namun tetap ia kerjakan juga. Seminggu penuh putri Perindu menanam bunga sambil mendengarkan burung-burung bernyanyi. Di akhir minggu, ia berkaca. Tampak seorang putri dengan gaun yang penuh dengan tanah, namun pipinya segar terkena cahaya matahari.
"Aku terlihat segar" gumam putri Perindu pada bayangannya di cermin.
Mantra kedua, Minggu kedua: 'Cinta kasih tak ternilai dari orang-orang yang menyayangimu.'
"Maksudnya kedua oranguaku?Para dayang-dayangku?dan...seluruh rakyatku?" putri Perindu bertanya-tanya. Tiba-tiba putri Perindu terkejut. Betapa lalainya dia selama ini mengabaikan Raja dan Ratu, para dayang-dayangnya dan juga rakyatnya. Selama ini ia hanya sibuk menyesali wajahnya yang tidak cantik. Seminggu itu, putri Perindu memberikan perhatian kepada orang-orang disekelilingnya.
Mantra ketiga, Minggu ketiga: 'Beri senyum tawa, maka kau akan menerima senyum dan tawa'.
Putri Perindu mendengus kesal membaca mantra itu. Bagaimana bisa tersenyum bila hati tak bahagia?Pikirnya. Tapi putri Perindu mencoba bercakap ramah dengan dayang-dayangnya. Ia selalu tersenyum kepada rakyatnya saat jalan-jalan ke perkampungan. Ajaib! tiba-tiba putri Perindu merasa senang. Wajahnya berseri-seri dan matanya berbinar.

Mantra Keempat, Minggu Keempat: 'Bayangan di cermin tidak pernah bohong'. Putri Perindu berdiri didepan cermin. Seorang putri aggun berwajah ramah dan lembut ada di dalam cermin Itu bayangan putri Perindu sekarang. Ia merasa sangat cantik, sebab ia sudah merasa bahagia. Putri Perindu memutuskan mengembalikan kotak berisi Kitab Kebahagiaan itu kepada Husen. Sebab, tanpa perlu membuka kitab itu, putri Perindu sudah merasa bahagia. Putri Perindu juga memutuskan untuk datang ke pesta kerajaan nanti. Ia percaya, kali ini pasti ada pangeran yang mengajaknya berdansa. Sebab, ia sudah bercakap ramah, dan ia bisa tersenyum bahagia.

*END*

Gaun sutra kulit jeruk

Valerina baru saja pulang berjualan dari pasar. Saat itu ia melihat beberapa temannya keluar dari toko pakaian. Wajah mereka begitu bergembira.
"Hai Valerina! Apa kamu sudah mendengar pengumuman dari istana?"sapa Yulia, salah seorang temannya.
"Pangeran Sam mengundang seluruh gadis di negri untuk hadir di pesta ulang tahunnya"Sanbung Ketty.
"Wah aku belum mendengar berita ini" Ucap Valerina sambil melamun.
Ia pernah melihat pengeran sekali. Saat itu, Valerina sedang berjualan jeruk dan anggur dikiosnya. Pangeran Sam lewat depan kiosnya bersama pengawal-pengawalnya. Wajah pangeran Sam sangat tampan.

Setiba dirumah, Valerina melamun sedih di depan lemari pakaiannya. Ia ingin sekali pergi ke pesta seperti teman-temannya. Tapi, ia tak punya gaun yang indah. Uangnya juga tidak cukup untuk membeli gaun.
Esok harinya, Valerina berjualan jeruk dan anggur seperti biasanya. Hari sudah siang, namun belum ada satupun yang singgah di kiosnya. Tiba-tiba, datang seorang nenek yang berjalan terbungkuk-bungkuk mendekati kiosnya. Valerina iba melihat nenek itu. Segera Valerina memasukkan beberapa buah jeruk ke dalam kantong plastik, lalu diberikannya kepada nenek tersebut. "Nek, makanlah jeruk ini supaya nenek segar kembali" Ucap Valerina. Nenek itu melihat Valerina dengan sangat terharu.
"Ah jeruk ini segar sekali, terima kasih nak, terima kasih atas kebaikanmu." Kata Nenek sambil melihat toko pakaian yang ada di sebrang jalan.
"Ramai sekali toko pakaian itu" gumam si nenek.
"Ya nek, gadis-gadis itu sedang memilih gaun indah untuk dipakai ke pesta pangeran Sam" sahut Valerina.
"Apa kau juga pergi kesana?" Tanya si nenek.
:Rasanya tidak, aku tidak punya gaun yang indah" Ucap Valerina malu.
"Bawalah kantong ini pulang nak, jangan kau buang isinya"  Jelas nenek.
Tanpa bicara lagi, si nenek pun pergi meninggalkan Valerina.

Tanpa terasa, sore haripun tiba, Valerina segera menutup kiosnya. Ketika pulang, barulah ia teringat pada kantong platik yang diberikan nenek tua itu. Valerina langsung mengambilnya dan bergegas pulang. Saat tiba dirumah, Ia membukanya. Seketika ia tertegun, sebuah gaun indah sangat halus terbuat dari sutra. Coraknya seperti kulit jeruk. "Akhirnya aku punya gaun indah untuk ke pesta!"serunya girang.

Esok malamnya, Valerina menganakan gaun oranye itu ke pesta pangeran Sam. Pesta sudah dimulai, Valerina masuk ke ruangan dengan ragu-ragu. Tiba-tiba seorang pemuda tampan menghampirinya. Dia adalah pangeran Sam. "Selamat datang di pestaku ini, tuan putri. Maukah engkau berdansa denganku?" sapa pangeran Sam ramah. Valerina merasa gugup. "Aku bukan seorang putri, aku hanya gadis biasa". Malam inipun adalah malam yang sangat indah bagi Valerina dan juga pangeran Sam.

Esok harinya, seperti biasanya. Valerina berdangang di kiosnya. Nenek itu datang lagi. Valerina langsung menghampiri dan mendekap nenek itu serta mengucapkan terima kasih. Nenek itu hanya tersenyum, pada saat itu juga datanglah dua orang berkuda. Ternya pangeran Sam dan pengawalnya.
"Aku datang menjemputmu Valerina, aku ingin melamarmu. Maukah engkau menikah denganku?"tanya pangeran Sam. Valerina mengangguk sambil tersenyum bahagia. Pada saat itu, si nenek menghilang entah kemana. Setelah menikah dengan pangeran Sam, Valerina hidup bahagia. Ia selalu mengenang nenek yang tak pernah dilihatnya lagi.
*END*

Si pebasket yang jago akting

Tau ngga siapa dia? yaaa betuuuuul. Kak Denny Sumargo. pemain basket berkebangsaan Indonesia berdarah Minangkabau-Tionghoa ini lahir di Banggai, Sulawesi Tengah pada tanggal 11 Oktober 1981. Kak Denny ini bergabung sama tim yang namanya "Garuda Flexi Bandung". Kak Denny ini aslinya Sulawesi. Tapi, lama tinggal di Bandung. Nah, sekitar tahun 2000 kak Denny pindah ke Jakarta dan langsung bergabung dengan klub Aspac. Kak Denny ini penggemarnya Michael Jordan loh. Itu pebasket ternama di dunia. Kak Denny emang bercita-cita menjadi pemain basket profesional dengan bergabung di klub Aspac dan juga Satria muda dan berposisi sebagai Shooting Guard.

Ini dia diantara sekian bayak prestasi Kak Denny dalam dunia basket.
Individual 

  • Rookie Of The Year 2001
  • 1 st place Slam Dunk Contest 2003
  • All Defensive Team 2001-2006
  • MVP Kobatama Regular Season 2002-2003
  • National Basketball Team of Indonesia 2001, 2003, 2007
  • MVP IBL 2008

Bersama Tim 

  • Runner Up IBL 2008 kompetisi musim bersama GARUDA
  • Juara ke 1 di Sister City Jakarta bersama Satria Muda Britama
  • Juara ke 2 pada kejuaraan SEABA 2007 di Jakarta bersama Satria Muda Britama
  • Juara ke 1 pada kejuaraan Liga Basket Indonesia (IBL)
  • Kompetisi musim bersama Satria Muda Britama 2006
  • Juara ke 1 pada kejuaraan IBL di Yogyakarta bersama Satria Muda Britama
  • Runner Up IBL 2004 kompetisi musim bersama ASPAC
  • Juara ke 1 pada kejuaraan musim IBL 2003 bersama HP ASPAC
  • Juara ke 1 pada Kobatama 2000-2002 bersama ASPAC
  • Rangking ke 4 pada SEABA 2001 di Manila
  • Rangking ke 7 pada kejuaraan ABC di Dubai ( UEA )
  • Juara ke 1 pada Turnamen Kobatama 2002 di Surabaya bersama ASPAC
Hebat ngga tuh?Oh ya, selain penggila basket, Kak Denny ini aktor loh! Kak Denny pernah membintangi beberapa film seperti  :
Tau film 5 cm kan? ituloh yang pas kak Denny jadi arial. Ceritanya disitu Kak Denny jadi atlet yang doyan banget sama kecap, sampe kemana-mana bawa kecap dan stiap ketemu cewek groginya ngga ketulungan XD. "Serunya beda banget dibanding jadi atlet. Ibaratnya seperti masuk ke dunia yang baru,"Katanya. Jadi ceritanya selain jago basket, Kak Denny juga ahli dibidang seni peran.
"Banyak yang meragukan akting saya karena mereka berpikir dari profesi atlet ke akting itu kan jauh. Dan banyak orang bilang, ga mungkin saya bisa. Yang pasti, ini bukan aji mumpung," tuturnya. Wah hebat ya pantang menyerah teman-teman!.
Sukses di film sebelumnya, Kak Denny langsung ditawarin main film horor! nih judulnya Samudra Hotel, Kak Denny sampe rela2in nurunin berat badan dan ngubah tampilan demi perannya. Bayangin, Kak Denny juga atlet loh. Tapi, bisa profesional dan hebat mengatur waktunya. Si pebasket sekaligus aktor ini memang sangat tegas dalam mengambil sikap.

Sumber   : Wikipedia